Kegiatan sekolah bukan sekadar βramaiβ, tapi sarana pembentukan karakter, keterampilan sosial, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Bagian ekstrakurikuler di bawah ini dijelaskan lengkap: pengertian, tujuan, dan skill yang dilatih.
Kegiatan akademik di SMK menekankan hasil nyata: siswa mengerjakan praktik terstruktur, membuat proyek, menyusun laporan, dan mempresentasikan hasil. Ini membentuk kebiasaan kerja rapi serta kemampuan menyelesaikan masalah.
Kegiatan non-akademik menguatkan karakter. Siswa belajar komitmen latihan, kerja tim, serta cara tampil percaya diri. Ini penting karena dunia kerja menilai sikap dan konsistensi, bukan hanya kemampuan teknis.
Ekstrakurikuler adalah kegiatan terorganisir di luar jam pelajaran yang bertujuan mengembangkan minat dan bakat siswa. Ekskul membantu siswa punya pengalaman nyata: latihan rutin, tanggung jawab, kerja tim, dan prestasi. Di bawah ini contoh ekskul yang umum di sekolah (kamu bisa hapus/tambah sesuai yang ada di sekolahmu).
Prestasi adalah bukti bahwa latihan dan pembinaan berjalan. Prestasi bisa berupa juara lomba, kontribusi kegiatan, atau karya/proyek yang diakui. Kalau sekolah punya daftar prestasi, bagian ini bisa dibuat lebih βwahβ dengan data nyata.
PKL membuat siswa merasakan standar dunia kerja. Di tempat PKL, siswa belajar disiplin, menjaga sikap, menyelesaikan tugas, menerima evaluasi pembimbing, dan membuat laporan kerja yang rapi.